Apa itu Perkembangan Kognitif dan Manfaatnya Bagi Si Kecil

Apa itu Perkembangan Kognitif dan Manfaatnya Bagi Si Kecil

Setiap orangtua punya kewajiban untuk memahami arti perkembangan kognitif sehingga dapat membantu anak melewati tahapan-tahapannya dengan baik. Sebab perkembangan kognitif merupakan pengetahuan yang sangat penting bagi anak dan didapatkan dari pengalaman. Perkembangan kognitif melalui proses mengingat, memecahkan masalah, juga mengambil keputusan, sehingga anak dapat menjadi pribadi mandiri di masa depan.

Serba-serbi Mengenai Perkembangan Kognitif Anak

Akan tetapi, tidak banyak orangtua yang benar-benar memahami betapa pentingnya perkembangan kognitif anak. Kebanyakan orangtua lebih fokus pada perkembangan fisik anak, padahal fisik maupun kognitif sama pentingnya.

Maka dari itu, orangtua harus memiliki pengetahuan mengenai perkembangan kognitif anak yang optimal. Perkembangan kognitif akan terus berkembang mulai dari usia 0 bulan hingga 5 tahun. Berikut informasi penting mengenai perkembangan kognitif yang perlu Anda ketahui:

1.     Dimulai Semenjak Awal Kehidupan Anak

Pada masa-masa awal kehidupan si kecil, kemampuan kognitifnya sudah ada, dan perlahan-lahan akan meningkat sesuai dengan usianya. Namun, ada beberapa anak yang tidak bisa berkembang dengan normal, dan ini perlu diperhatikan.

Oleh sebab itu, orangtua tidak boleh lalai dan mengetahui dengan jelas mengenai tahapan-tahapan dalam perkembangan kognitif anak. Contoh kecilnya, pada usia 0-3 bulan anak sudah mulai mengenali rasa dan melihat benda di jarak 30 cm. Di usia 3-6 si kecil sudah mulai mengenali wajah anggota keluarga dan merespon suara di sekitarnya.

2.     Lima Tahun Pertama Adalah Tahapan Paling Penting

Arti perkembangan kognitif merupakan pembentukan kemampuan intelektual yang akan mempengaruhi kecerdasan anak. Usia emas perkembangan kognitif dimulai dari awal kelahiran hingga anak berusia 5 tahun.

Oleh sebab itu, disarankan orangtua untuk memberikan perhatian terhadap kemampuan kognitif anak ini tanpa mengesampingkan perkembangan fisiknya. Bukan hanya menjadi pengawas, tapi pendamping dan pemberi stimulan pada anak.

3.     Perkembangan Kognitif Dipengaruhi oleh Hubungan dengan Keluarga

Keluarga merupakan hal yang sangat mempengaruhi perkembangan kognitif anak, terutama orangtua. Karena dari orangtua anak mempelajari segala hal pertama kali. Orangtua memiliki posisi penting dalam membantu pola belajar, berpikir, dan berkembangnya anak.

Orangtua membantu anak memahami dunia sekitar, contohnya ketika bayi orangtua membantu anak menyentuh dan mengamati objek tertentu. Kemudian seiring bertambahnya usia anak, orangtua akan memberikan stimulasi terus menerus agar anak bisa aktif menjelajahi lingkungan sekitarnya.

4.     Nutrisi Tercukupi Juga Memiliki Peranan pada Tahapan Kognitif Anak

Terpenuhinya nutrisi anak juga akan menjadi pengaruh besar pada perkembangan kognitifnya. Oleh sebab itu, orangtua harus memperhatikan asupan nutrisi yang diberikan pada anak. Pastikan kebutuhan protein, karbohidrat, vitamin, dan berbagai mineral penting lainnya terpenuhi.

Kesimpulannya, dalam 5 tahun pertama usia anak, orangtua perlu memperhatikan perkembangan kognitifnya, bahkan harus aktif dalam memberikan stimulan sehingga anak bisa melewati tahapan-tahapannya dengan baik. Sebab arti perkembangan kognitif bagi si kecil sangat penting dan berpengaruh pada masa depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.